Kebakaran Rumah Kos di Bahu Hanguskan Ijazah SD sampai S2

Gabriely Nadya Sitanggang
Gabriely Nadya Sitanggang
3 menit Membaca
Kondisi Rumah Semi Kayu yang habis dilahap api.(Foto: nadya)

MANADO, LensaUtara.id – Kebakaran kembali terjadi di Manado, tepatnya di Rumah Kos samping Patung Wolter Monginsidi, Bahu, Malalayang pukul 09.00 WITA, Selasa, (4/10).

Kondisi bangunan yang semi kayu membuat api cepat melahap rumah kos yang disertai tempat praktik dokter dan rumah makan tersebut.

Kebakaran Rumah Kos di Bahu.(Video: Nadya)

Kebakaran diduga karena korsleting listrik, dimana sejak pagi voltase listrik sempat naik turun.

Jeremy, penghuni kos mengatakan, “Jadi yang korslet itu kamar di lantai 2, disebelah kita pe kamar. Dari tadi torang pe kos depe voltase listrik ada nae turun to, jadi semua kulkas, televisi, kipas torang cabu supaya nda korslet.”

“Cuma ada cowo disebelah kita pe kamar dia keluar PKL, rupanya dia nda cabu kipas dan lain lain, jadi ada yang ta korslet kong api mulai dari depe kamar noh,” tambahnya.

Kurang dari 10 menit api menghanguskan seluruh rumah, terlebih bangunan kayu lantai 2.

Dan tidak butuh waktu lama Pemadam Kebakaran datang untuk menjinakkan api.

Menurut keterangan saksi sekitar, ada penghuni yang barangnya berupa Ijazah dari Sekolah Dasar hingga jenjang S2 hangus terbakar.

Ibu Iba sebagai penjaga kos yang selamat dari insiden Kebakaran, Salah satu penghuni kos, Jeremy, dan Kondisi Rumah Semi Kayu yang habis dilahap api.(Foto: nadya)

Tidak hanya itu, beberapa alat kedokteran dari pemilik kos juga hangus terbakar serta alat dan bahan dari usaha Coto Maros juga ludes dilahap api.

“Memang masih diduga dari korsleting listrik dan itu berdasarkan apa yang dibilang penjaga Kos, tapi akan kita lakukan penyelidikan kembali untuk kepastian penyebabnya,” keterangan dari pihak Kepolisian

Adapun barang yang dapat diselamatkan oleh Jeremy adalah tas yang berisi berkas skripsinya.

“Jadi kita pe pas tanta Iba bataria kebakaran kita langsung nae ka atas pe buka kamar tu api so di plafon kamar, jadi yang kita cuma ambe kita pe tas isi skripsi.”

Untuk kerugiannya sendiri belum bisa diprediksi berapa, karena pemilik rumah Kos tersebut yang merupakan seorang dokter sedang berada diluar kota.

Air bisa memadamkan api. Itulah kenapa saat hatimu terbakar, kamu harus menangis. Biar api di dadamu padam oleh air mata.

Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner