MANADO, LensaUtara.id – Gubernur Sulut Olly Dondokambey menerima dan berdialog dengan Tim Senior KNPI Sulut di ruang kerja Gubernur, Jumat 4 November 2022.
Tim Senior KNPI yang dipimpin Roy Maramis bersama Daniel Pesik, Didi Sjafei, Tenni Assa, Adi Palit, Remmy Ngangi, Raldy Sumampouw, Vian Walintukan dan Edos Kerap ini kemudian menyerahkan pokok-pokok pikiran hasil Dialog Kebangsaan Bersatu Bangun Bangsa, Menuju 5 Dekade KNPI (Dari Sulawesi Utara untuk Nusantara) pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 lalu.
Ada 6 pokok pikiran yang disampaikan. Pertama, menyatakan di Sulawesi Utara hanya ada 1 DPD KNPI yang dipimpin Bung Rio Dondokambey. Tidak ada kepengurusan lain. Karena itu mengajak seluruh elemen kepemudaan di Sulawesi Utara untuk bersatu dan mendukung kepemimpinan Rio Dondokambey.
Kedua, mengantisipasi krisis pangan internasional yang akan terjadi pada tahun 2023 yang akan berdampak bagi Indonesia, termasuk Sulawesi Utara, maka kami menilai Program Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Gerakan Mari Jo Bakobong adalah terobosan yang sangat tepat untuk mendorong masyarakat menanam tanaman pangan cepat panen.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey, S.E. menerima kunjungan Tim Senior KNPI Sulut.(Foto: ist.)
Ketiga, mendorong untuk dilakukan Gerakan Bersama Pemuda di Sulut untuk melakukan penanaman tanaman pangan dan memaksimalkan produk unggulan di 15 kota/kabupaten di Sulawesi Utara.
Keempat, mengantisipasi berlakunya pasar bebas pasca pelaksanaan KTT G20 di Bali, pemerintah Sulawesi Utara diharapkan dapat memfasilitasi peningkatan sumber daya pemuda di bidang penguasaan bahasa asing. (Bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Korea dll).
Kelima, kami sepakat dalam menghadapi kontestasi politik 2024 untuk menghilangkan Politik Identitas sekaligus mengajak semua elemen kepemudaan untuk bersatu membangun Sulawesi Utara dalam semangat Torang Samua Ciptaan Tuhan.




