MINUT, LensaUtara.id – Program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kini tengah berlangsung. Desa Wisata Budo menjadi satu-satunya desa yang mewakili SULUT di penghargaan Nasional ini.
Terletak di Kabupaten Minahasa Utara dan membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke Desa Wisata Budo dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Saat ini, ADWI 2022 sudah masuk dalam penilaian 50 Besar Desa Wisata dan Desa Wisata Budo menjadi salah satunya. Sebagai masyarakat Sulut patut berbangga.
Persiapan Desa Wisata Budo untuk penghargaan ini sudah dimulai sejak ADWI 2021. Di tahun ini persiapannya agak berbeda di tahun sebelumnya.
“Untuk tahun 2022 ini, sebenarnya tidak terlalu banyak yang dikerjakan. Hanya meneruskan apa yang sudah dimulai pada penghargaan ADWI 2021 kemarin. Tapi, untuk persiapan dokumen berbeda dengan tahun sebelumnya karena lebih banyak yang harus dikerjakan,” ujar Rio Sahima sebagai Digital Marketing dan Pengelola Desa Wisata Budo.
“Desa Wisata Budo so iko dari tahun pertama dan bersyukur masuk 300 Besar, dan tahun ini lebih bersyukur dan kaget karena bisa sampai 50 besar dan mewakili Sulawesi Utara,” tambah Sekretaris Desa, Odi Randi Lintogareng saat berbincang bersama Rio.
Segala bentuk persiapan untuk ADWI 2022 sudah dilakukan. Kerja sama dari masyarakat, Pemerintah Desa sampai Pemerintah Provinsi membuahkan hasil sehingga Desa Wisata Budo masuk nominasi 50 Besar dan berpeluang besar mendapatkan gelar di ajang ADWI 2022.




