TOMOHON, LensaUtara.id – Di media sosial saat ini, semakin banyak terekspos berita “Orang Hilang” yang mana kasus orang hilang itu sebagian besar para remaja putri.
Fenomena ini menimbulkan keresahan bukan saja di kalangan orang tua, tapi juga di kalangan aparat keamanan maupun masyarakat.
Pendeta Ruth Ketsia Wangkai, MTh, dari Gerakan Perempuan Sulut (GPS), Kamis (23/02/2023) menyatakan keprihatinannya.
Menurut Pdt. Ruth Wangkai, fenomena hilangnya banyak remaja putri belakangan ini mesti menjadi perhatian yg serius, bukan hanya oleh aparat keamanan dan orang tua/keluarga utamanya, tetapi juga bagi kita semua. Tentu kasus-kasus semacam ini sangat meresahkan dan menggelisakan kita, bukan hanya karena penculikan atau tertipu/terjerat jaringan mafia trafficking, seperti beberapa kasus yang terjadi, tetapi banyak juga kejadian karena gadis-gadis ini ternyata pergi dari rumah untuk ketemu pacar.
Mirisnya, tanpa sepengetahuan orang tua mereka. Tapi lebih miris lagi adalah orang tua baru melapor ke aparat kepolisian setelah beberapa hari hilang. Ini sungguh memprihatinkan, mengapa orang tua tidak segera mencari saat anak pergi tanpa pemberitahuan. Apakah karena orang tua terlalu sibuk atau mungkin ada gejala lain yg memperlihatkan sikap orang tua cenderung acuh tak acuh?
Barangkali ada beberapa faktor yang perlu dianalisis sebagai penyebab fenomena ini.
Pertama, pola asuh dalam keluarga, yang cenderung permisif. Termasuk dalam hal pendidikan moral dan spiritual anak. Kurang adanya perhatian dari orang tua, apakah karena kesibukan kerja atau kesibukan dengan gadgetnya, atau juga karena faktor pererceraian orang tua.
Lemahnya komunikasi dan pendampingan orang tua kepada anak tentu menjadi faktor penentu bagi pertumbuhan kepribadian yang tidak sehat dan perilaku buruk pada anak-anak (laki-lakinpun perempuan). Anak-anak pun kemudian mencari sendiri dan menemukan ruangnya untuk melampiaskan kesepian, kejenuhan dan kegalauan, antara lain melalui penggunaan gadget dengan tawaran berbagai aplikasi yg memungkinnya berinteraksi lebih intens dengan dunia maya yg menghibur, atau pun memungkinkan berkomunikasi lebih intens dengan kawan dekat, seperti pacar.




