TOMOHON, LensaUtara.id – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Tomohon bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) melakukan aksi bersih-bersih lingkungan.
Sebagai suatu badan yang baru terbentuk di pertengahan tahun 2022, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) kota Tomohon terus melakukan terobosan dan inovasi untuk memperkuat jaringan kerjasama dengan berbagai stakeholder.
Menurut Kepala BPPD Tomohon Habelana Lucia Goni, hal ini tidak terlepas dari strategi untuk menunjang program kerja di semester satu tahun 2023 yang berjalan ini.
Dengan belum adanya dana dari pemerintah dan biaya operasional yang masih sepenuhnya bersifat swadaya dari semua pengurus yang ada, maka terobosan harus dibuat mengingat tugas dan tanggung jawab besar yang dipikul oleh badan promosi wisata ini.
BPPD baru saja menjalin kemitraan dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kota Tomohon yang dikomandoi oleh Maria Polii.
Lembaga independen ini fokus untuk pemberdayaan SDM lokal dengan memanfaatkan sumber-sumber kekayaan alam yang banyak dimiliki oleh kota Tomohon untuk kesejahteraan masyarakat lokal itu sendiri.
Goni menuturkan bahwa BPPD sangat terbuka untuk bermitra dengan LPM kota Tomohon karena mendukung program – programnya dalam memberdayakan masyarakat lokal untuk mempersiapkan SDM di kota Tomohon agar siap dalam bertransformasi menjadi destinasi wisata dunia.
Go green, no plastic movement on Valentine’s day. Mengawali kerjasama ditahun ini, BPPD dan LPM kota Tomohon melakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik di sumber air Kalimpesan yang terdapat di Lingkungan 6, kelurahan Paslaten 2, kecamatan Tomohon Timur.
Sesuai jadwal, kegiatan bersih-bersih rencananya akan dimulai pukul 09.00 pada tanggal 14 Februari dengan mengambil momentum Valentine day, namun apa daya hujan badai terus berlanjut hingga siang bahkan sampai sore hari.





