Ad imageAd image

Tonggeng Manandu di Tagulandang, Obyek Wisata yang Belum Terjamah

Oleh: Tenni Assa

Redaksi LensaUtara
Redaksi LensaUtara
3 menit Membaca
Tebing batu dan tempat pemancingan ikan karang menjadi daya tarik obyek wisata Tonggeng Manandu.(Foto: ist.)
Tenni Assa.(Foto: ist.)

Tonggeng Manandu (Tanjung Panjang) adalah Tanjung yang terletak di Kampung Buha Kecamatan Tagulandang Selatan. Kawasan ini sangat berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata laut yang sangat menarik.

Di kawasan ini banyak tumpukan batu mulai dari ukuran kecil sampai besar. Hembusan angin selatan akan menjadi tantangan tersendiri kerikanakan berdiri dan memandang Samudera Pacifik ke arah selatan dan Pulau Biaro di arah barat. Ke arah utara akan terlihat pegunungan yang dipadati dengan pohon kelapa serta hamparan gunung batu.

Karena kawasannya yang cukup luas kurang lebih 10 ha, lokasi ini juga bisa dijadikan tempat kegiatan keagamaan atau perkemahan dengan jumlah peserta yang banyak. Seperti yang dilakukan Pemuda KGPM Wilayah Kabupaten Sitaro (Siau, Tagulandang dan Biaro) pada 19 s/d 21 Agustus 2022 lalu melaksanakan Latihan Kepemimpinan Pemuda Gereja (LKPG) level 1.

Peserta yang mencapai ratusan orang mendirikan tenda untuk dijadikan tempat tidur selama kegiatan. Keistimewaan Tanjung Panjang ini, para pengunjung bisa memancing ikan karang dan langsung dibakar. Tebing batu memberikan pemandangann yang eksotik, sedangkan terumbu karang tempat para ikan berkembang biak membuat yang akan memancing ikan tidak membutuhkan waktu yang lama bisa menangkap ikan. Bahkan pada jam-jam tertentu, akan muncul kura-kura seperti terlihat saat makan siang dalam pembukaan LKPG pada Jumat, 19/8 2022 sekitar pukul 13.00 Wita. “Juga sering muncul ikan lumba-lumba,” kata Kapitalau Buha Barcel Dendaluhe.

Camat Tagulandang Selatan Heron Hit Manahampi SPd mengakui, kawasan ini sudah menjadi obyek wisata masyarakat. Kebanyakan dari mereka memancing ikan.
Manahampi sangat optimis jika Tonggeng Manandu ini ditata dengan baik, akan banyak menyedot wisatawan. Bahkan dia mulainmemikirkan untuk menjadikan paket kunjungan wisata di Kepulauan Sitaro yaitu mulai dari Biaro, Tagulandang dengan perkebunan salak dan obyek wisata pantai dan Siau.

Sekretaris III Pucuk Pimpinan/Majelis Gembala Pnt Tenni Assa dan Ketua Komisi Pemuda Pucuk Pimpinan KGPM Pnt Andrih Makasihidi memberi respon positif ketika dalam diskusi membahas bagaimana kawasan ini bisa dikenal publik.

Apalagi untuk menuju ke lokasi ini dari Manado tidak terlalu jauh. Para turis bisa menumpang kapal cepat dari Pelabuhan Manado dan menempuh perjalanan selama 2,5 jam. Dari Pelabuhan Tagulandang membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan mengendarai kendaraan. Kendaraan bisa sampai ke lokasi. Jika penasaran? Silakan mengunjungi Tonggeng Manandu.(*)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner