Pastor Yus: Umat Katolik Jangan Malu untuk Tanda Salib

Redaksi LensaUtara
Redaksi LensaUtara
3 menit Membaca
Misa Hari Raya Tritunggal Maha Kudus di Paroki Kebangkitan Kristus Amurang, Minggu (12/06).(Foto: denny)

AMURANG, LensaUtara.id – Allah yang menciptakan manusia menurut gambar, menurut rupa-Nya, tidak ada yang cacat, semuanya sempurna. “Allah yang menciptakan kita semua luar biasa baik. Bukan hanya sekedar menciptakan, tetapi Dia memelihara. Dia hadir dengan cintaNya yang luar biasa, makanya Dia memberikan diriNya dalam wujud Yesus Kristus yang bisa disentuh, bisa disapa, bisa menyapa. Bisa didengar dan bisa mendengar sama seperti kita,” demikian disampaikan Pastor Paroki Kebangkitan Kristus Amurang, Antonius A. Talangi Pr, saat memimpin Misa Hari Raya Tritunggal Maha Kudus, Minggu (12/06).

Dalam kotbahnya kepada umat yang hadir dan memenuhi gedung gereja, Pastor Yus sapaan akrabnya mengungkapkan, Hari Raya Tritunggal Maha Kudus adalah Pesta Kelahiran Gereja. “Roh kudus napas kehidupan yang menghidupkan dan menggerakkan kita. Saudara-saudariku yang terkasih hari ini kita mengambil makna, bersyukur atas Allah yang luar biasa bertanggung jawab terhadap kita,” kata Pastor Yus sapaan akrabnya.

Allah yang kita imani adalah Allah yang mencintai kita luar biasa, bukan hanya mau mencintai secara terbatas tetapi Allah yang lintas batas. “Maka kita bersyukur bahwa Allah yang saya dan anda imani adalah Allah yang luar biasa mencinta kita,” tuturnya.

Misa Hari Raya Tritunggal Maha Kudus di Paroki Kebangkitan Kristus Amurang, Minggu (12/06).(Foto: denny)

Allah yang kita imani menginginkan juga kita sama seperti beliau. “Saudara dan saudariku yang terkasih, hari ini juga kita diajak untuk hidup bersama, belajar dalam hidup komunitas seperti Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus,” ucapnya.

Sebagai orang Katolik harus bangga untuk bersyukur bahwa gereja memperlihatkan, mengajarkan dan menunjukkan kepada kita Allah yang di imani.

“Umat harus bersyukur bahwa gereja mengajarkan apa yang ada di dalam Kitab Suci. Ada tugas perutusan dimana Tuhan menghendaki, wartakanlah Kerajaan Allah sudah dekat. Itu tandanya Allah sedang bertindak, tindakannya apa? Sembuhkan orang sakit, tahirkan orang kusta, bangkitkan orang mati dan mengusir roh-roh jahat,” ungkapnya.

Maka berbahagialah kita yang punya Allah yang sudah dan sedang bertindak, mau menghadirkan dalam diri pribadi dan di dalam kelompok rasa nyaman, rasa tenang, rasa bahagia. Tidak ada yang sakit, tidak ada yang mati, tidak ada yang dirasuki roh jahat, semuanya hidup.

“Jangan malu untuk Tanda Salib. Perlihatkan kepada dunia bahwa anda bangga sebagai orang Katolik, yang menyatakan dengan sejujurnya bahwa Allah yang saya imani dan saya resapkan juga, dan siap untuk pergi mewartakan juga bukan hanya mendengar tentang Kerajaan Allah,” ujarnya.

Umat diajak untuk menghadirkan Kerajaan Allah, menjadi garam dan larut bersama. “Itu baru menghadirkan Kerajaan Allah. Selamat merayakan Hari Raya Tritunggal Maha Kudus. Bangga sebagai orang Katolik dan Bangga punya Allah yang menciptakan, punya Allah yang menebus kita dan punya Allah yang membimbing kita,” tutupnya.(denny)

Wartakanlah Kerajaan Allah sudah Dekat

denny
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner