Mewakili Sulut, Desa Budo Deg Degan Menanti Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

Gabriely Nadya Sitanggang
Gabriely Nadya Sitanggang
3 menit Membaca

MINUT, LensaUtara.id – Program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kini tengah berlangsung. Desa Wisata Budo menjadi satu-satunya desa yang mewakili SULUT di penghargaan Nasional ini.

Terletak di Kabupaten Minahasa Utara dan membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke Desa Wisata Budo dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado.

Saat ini, ADWI 2022 sudah masuk dalam penilaian 50 Besar Desa Wisata dan Desa Wisata Budo menjadi salah satunya. Sebagai masyarakat Sulut patut berbangga.

Persiapan Desa Wisata Budo untuk penghargaan ini sudah dimulai sejak ADWI 2021. Di tahun ini persiapannya agak berbeda di tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2022 ini, sebenarnya tidak terlalu banyak yang dikerjakan. Hanya meneruskan apa yang sudah dimulai pada penghargaan ADWI 2021 kemarin. Tapi, untuk persiapan dokumen berbeda dengan tahun sebelumnya karena lebih banyak yang harus dikerjakan,” ujar Rio Sahima sebagai Digital Marketing dan Pengelola Desa Wisata Budo.

“Desa Wisata Budo so iko dari tahun pertama dan bersyukur masuk 300 Besar, dan tahun ini lebih bersyukur dan kaget karena bisa sampai 50 besar dan mewakili Sulawesi Utara,” tambah Sekretaris Desa, Odi Randi Lintogareng saat berbincang bersama Rio.

Segala bentuk persiapan untuk ADWI 2022 sudah dilakukan. Kerja sama dari masyarakat, Pemerintah Desa sampai Pemerintah Provinsi membuahkan hasil sehingga Desa Wisata Budo masuk nominasi 50 Besar dan berpeluang besar mendapatkan gelar di ajang ADWI 2022.

Pariwisata Desa Budo dengan 7 Kategori Homestay, Toilet Umum, Daya Tarik Wisata, Digital dan Kreatif, Kelembagaan Desa, CHSE, Suvenir. (Foto: nad.)

Malam puncak ADWI 2022 sendiri akan digelar 30 Oktober mendatang. Antusias masyarakat menunggu pengumuman pemenang ADWI sangat besar dan membuat hati terasa dag dig dug.

“Pastinya masuk 50 Besar sudah dapat piala penghargaan dari Kementerian, tapi untuk penggelarannya ini yang bikin deg-degan karena Desa Wisata Budo ambil semua 7 kategori itu. Kalo di Desa Wisata lain dorang hanya beberapa,” ujar Rio.

“Sampai-sampai Pak Sandi sendiri bilang torang boleh menang banyak, noh tambah nda deg-degan kwa torang dengar langsung dari depe Menteri pas kunjungan Juli kemarin,” tambahnya.

Desa Wisata Budo akan menggelar Nonton Bareng pada Malam Puncak ADWI 2022, Minggu besok dan rencananya akan digelar di Jaga 1, Desa Budo.

“Pastinya akan ada nobar, tapi rencananya diadakan di Jaga 1, supaya nda cuma di dekat-dekat pusat wisata ini, tapi diseluruh desa ikut merasakan penghargaan ini,” kata Sekdes Odi.

Mari dukung Desa Wisata Budo dengan menyukai video “ADWI 2022 || Desa Wisata Budo, Minahasa Utara, Sulawesi Utara” pada channel Youtube Kemenparekraf

Tetap Dukung Pariwisata yang ada di Kota Kita!

Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner