AMURANG, LensaUtara.id – Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar mengingatkan agar bantuan dana beasiswa dari perkumpulan Perempuan-Perempuan Tanah Minahasa (PPTM) jangan sampai digunakan hanya untuk beli pulsa.
Hal itu disampaikan Bupati Franky Wongkar saat menerima pengurus PPTM, Kamis (27/04) di Kantor Bupati Minahasa Selatan.
Menurut Bupati, bantuan yang diberikan hendaknya tepat sasaran. Sebagaimana yang disyaratkan oleh PPTM untuk penerima bantuan haruslah siswa yang kurang mampu dan berprestasi.br>Untuk itu Bupati ingatkan agar pihak sekolah yang mengusulkan nama siswa calon penerima bantuan, harus diseleksi. “Jangan sampai yang menerima ternyata punya mobil mewah dan dari keluarga yang mampu,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu Ketua Umum PPTM Henny Korah Langi mengungkapkan, bantuan Anak Asuh yang mereka berikan merupakan sumbangan pribadi dari seluruh anggota PPTM.br>“Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk kemajuan pendidikan anak-anak Minahasa. Meskipun nilainya belum seberapa, tapi kami berharap dapat membantu pendidikan anak-anak yang kurang mampu tapi berprestasi,” ujarnya.
Dana Anak Asuh yang diberikan untuk Minahasa Selatan sebesar Rp. 50 juta, yang diperuntukkan bagi 14 siswa setingkat SMA. Dana itu diberikan tiap semester (6 bulan) selama 3 tahun.




