Malalayang Beach Walk Dibuka, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Gabriely Nadya Sitanggang
Gabriely Nadya Sitanggang
3 menit Membaca
Malalayang Beach Walk.(Foto: nad)

MANADO, LensaUtara.id – Malalayang Beach Walk, salah satu destinasi wisata baru telah dibuka untuk umum. Lokasinya terletak tidak jauh dari pusat Kota Manado.

Kementerian PUPR melalui Pemerintah Kota Manado dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Kawasan Tugu Boboca ini direnovasi menjadi Malalayang Beach Walk dengan fasilitas yang canggih dan keren.

Hari pertama dibukanya MBW (17/10) sudah dipadati masyarakat Kota Manado dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang tua berswafoto dan duduk santai menggunakan fasilitas yang ada di MBW.

Terdapat Warung Apung yang berisi kios-kios makanan berupa gorengan yang dulunya menempati kawasan pinggiran pantai Malalayang. Harga makanan dan minuman pun bervariasi dan tentunya ramah kantong.

Pengunjung juga disediakan toilet dan tempat bilas secara gratis dan bebas dipakai untuk siapa saja dan kapan saja. Akses ke pantai juga sangat gampang karena pengelola menyediakan beberapa tangga yang bisa menuju pantai.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berada di Malalayang Beach Walk.

Yang pertama, bagi pengunjung yang membawa kendaraan diharapkan tidak memarkirkan sembarangan apalagi memarkirkan kendaraan di pinggir jalan raya karena akan menyebabkan kemacetan. Parkiran telah disediakan pengelola dan harga parkir untuk kendaraan bermotor seharga 5000 dan mobil mulai dari 10000 untuk sekali masuk.

Kedua, pengunjung tetap menjaga barang bawaan agar tidak terjadi hal yang diinginkan.

Ketiga, untuk fasilitas umum tetap dipelihara dan jangan dirusak, karena tentunya akan didenda sesuai kerusakan.

Keempat, masalah kebersihan adalah tanggung jawab dari pengunjung. Meskipun terdapat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup, tetap saja pengunjung bertanggung jawab terhadap sisa makanan mereka dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Kelima, pengunjung tidak dilarang membawa makanan dari luar, tetapi demi mendukung UKM atau usaha kecil, pengunjung diharapkan untuk membeli makanan di area Warung Apung.

Malalayang Beach Walk.(Foto: nad)

Hal-hal tersebut adalah yang perlu diperhatikan saat berkunjung dan menggunakan fasilitas di Malalayang Beach Walk.

Terdapat juga hiburan yang dapat digunakan pengunjung yaitu skuter listrik dari Scoobolts. Skuter listrik ini hanya dipakai di area Malalayang Beach Walk, jika kedapatan keluar MBW akan berurusan dengan pihak Keamanan. Harga sewanya pun murah. Mulai dari 45 ribu untuk 1 jam.

Persatuan Olahraga Seluruh Selam Indonesia (POSSI) membuka kesempatan bagi pengunjung yang ingin mencoba berwisata bawah laut pada beberapa hari ke depan. Bagi peserta tidak perlu membeli atau menyiapkan alat selam karena POSSI sudah menyiapkan secara lengkap dan peserta hanya membawa baju ganti saja.

Bagi yang tertarik membeli alat selam pun, di MBW tersedia booth jualan alat selam yang dibuka sampai hari Sabtu tanggal 22 Oktober 2022. Tentunya pembeli akan diberikan9 penawaran menarik seperti harga diskon.

Bagi para pengunjung diharapkan tetap menjaga kebersihan dan tetap mendukung pariwisata yang ada di Sulawesi Utara.

Smell the sea, feel the sky. Let your soul and spirit fly.

Van Morisson
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner