Tomohon, Lensautara.id - Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 resmi dibuka dalam sebuah seremoni meriah di GOR Babe Palar, Jumat (7/8/2026). Memasuki penyelenggaraan yang ke-14, festival bunga kebanggaan Kota Tomohon ini mengusung tema "Collaboration of Spirit", yang mencerminkan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun pariwisata dan perekonomian daerah.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa TIFF kini telah berkembang menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon. Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata, tetapi juga membuka lapangan kerja, memperkuat identitas budaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyampaikan rasa bangga karena TIFF kembali masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
"Keindahan bunga bukan hanya sekadar estetika, tetapi telah menjadi karakter dan gaya hidup masyarakat Tomohon yang memberikan multiplier effect bagi sektor pertanian, UMKM, perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif," ujar Wali Kota.
Caroll mengungkapkan, semakin besarnya gaung TIFF turut meningkatkan kepercayaan investor terhadap Kota Tomohon. Hal itu ditandai dengan rencana pembangunan sejumlah hotel berbintang empat yang diharapkan semakin memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Logo TIFF 2026 dari Kementerian Hukum dan HAM RI kepada Pemerintah Kota Tomohon. Penyerahan sertifikat ini menjadi tonggak penting dalam perlindungan aset intelektual sekaligus memperkuat identitas resmi Tomohon International Flower Festival.
Pembukaan TIFF 2026 ditandai dengan prosesi pemukulan alat musik kolintang oleh Wali Kota Tomohon bersama jajaran Forkopimda, tamu kehormatan, termasuk Bupati Kabupaten Karo, serta panitia pelaksana sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung hingga 12 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia TIFF 2026, Levita Supit Ginting, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan
TIFF tahun ini merupakan wujud apresiasi terhadap kekayaan alam, budaya, serta kreativitas masyarakat Tomohon.
Levita mengungkapkan bahwa TIFF 2026 mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan 36 kendaraan hias (flower float), jumlah terbanyak sepanjang 14 kali pelaksanaan festival.
"Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri dari pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas dari Sulawesi Utara, Jakarta, Sumatera, hingga Jawa," jelasnya.
Selama enam hari pelaksanaan, TIFF 2026 akan menghadirkan berbagai agenda unggulan, antara lain Tournament of Flowers dan Tomohon Flower Carnival pada 8 Agustus, Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo yang berlangsung hingga 12 Agustus, serta beragam kegiatan seperti Lomba Tari Katrili, Rally Wisata, Eco Trail, hingga Tomohon Auto & Audio Contest.
Levita juga menekankan besarnya keterlibatan generasi muda dalam penyelenggaraan TIFF tahun ini. Mulai dari pelajar tingkat SD hingga mahasiswa turut berpartisipasi dalam parade, pertunjukan seni, dan berbagai aktivitas festival sebagai wujud regenerasi serta pelestarian budaya.
Keberhasilan penyelenggaraan TIFF juga semakin optimistis setelah melihat capaian tahun 2025 yang berhasil menarik lebih dari 378.000 pengunjung dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, pertanian bunga, serta para pekerja seni dan ekonomi kreatif.
Tomohon Festival (Tomfest)
Untuk pertamakalinya di laksanakan Tomohon Festival UMKM yg diikuti 20 peserta termasuk UMKM 5 Kecamatan. Ternyata peminat Tomfest UMKM sangat banyak, namun panitia hanya menyiapkan 20 tenda karena tidak menyangka animo yang sangat besar oleh pelaku UMKM.
Dengan resmi dibukanya TIFF 2026, Kota Tomohon kembali siap menyambut wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara melalui keindahan bunga, budaya, serta semangat kolaborasi yang menjadi ciri khas festival bertaraf internasional ini.
Redaksi lensautara.id
Tim redaksi LensaUtara.id




