Perjalanan panjang saya sebagai pemilik Kain Waya Sulut dimulai pada masa yang tidak mudah ketika pandemi COVID-19 melanda.
Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling pertama terdampak dan mungkin menjadi salah satu yang paling terakhir untuk benar-benar pulih. Di tengah masa sulit itu, saya justru melihat sebuah peluang: bagaimana kekayaan alam dan identitas Sulawesi Utara dapat dituangkan dalam sebuah karya yang bisa dikenakan, dikenang, sekaligus diperkenalkan kepada dunia.
Kain Waya hanya memiliki satu motif utama, yaitu coral atau terumbu karang yang ada di Sulawesi Utara.
Mengapa coral?
Karena Sulawesi Utara, dikenal dunia melalui keindahan bawah lautnya. Bunaken adalah salah satu kekayaan alam yang menjadi identitas daerah ini. Saya ingin dunia tidak melupakan keindahan tersebut.
Jika keindahan bawah laut dapat menjadi alasan orang datang berkunjung ke Sulawesi Utara, maka saya ingin keindahan itu juga dapat dibawa pulang dalam bentuk kain.
Kain Waya lahir di masa sulit. Namun perjalanan ini kemudian memperlihatkan kepada saya bahwa pariwisata dan industri lokal memiliki hubungan yang sangat erat. Ketika pariwisata bergerak, banyak sektor ikut bergerak. Ketika industri lokal mendapat ruang, identitas daerah pun semakin kuat.
Hari ini, Kain Waya telah hadir di beberapa lobby hotel. Bagi saya, itu bukan sekadar tempat untuk memajang sebuah produk. Itu adalah bentuk dukungan dari para stakeholder lokal terhadap karya, kreativitas, dan identitas Sulawesi Utara.
Saya percaya, membangun pariwisata dan mengangkat produk lokal tidak bisa dilakukan sendiri.
Kita membutuhkan kolaborasi. Kita membutuhkan dukungan. Kita membutuhkan rasa memiliki terhadap apa yang menjadi kekayaan daerah kita.
Togetherness is powerful.
Karena ketika kita berjalan bersama, sebuah karya kecil dari Sulawesi Utara pun bisa membawa cerita besar tentang daerah ini kepada dunia.
Selamat Hari Batik Nasional.
Mari terus mencintai, menggunakan, dan mengembangkan karya Indonesia. (Merry Karouwan , Ketua Asita Sulut 2017-2022)
Merry Karouwan , Ketua Asita Sulut 2017-2022
Tim redaksi LensaUtara.id




