Seminar Nasional Kepeloporan Begawan Ekonomi Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo bertajuk ‘Soemitronomics’, siap digelar Kamis 9 April 2026, di Unsrat Manado. (Ist)
Manado, LensaUtara.id – Seminar Nasional Kepeloporan Begawan Ekonomi Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo bertajuk ‘Soemitronomics’, siap digelar Kamis 9 April 2026, di Auditorium Prof Soemitro Djojohadikusumo Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Seminar Nasional ini bersamaan dengan resminya pemberian nama Auditorium Unsrat menjadi Auditorium Prof Soemitro Djojohadikusumo.
“Pemberian nama Auditorium Prof Soemitro Djojohadikusumo dan pelaksanaan Seminar Nasional, merupakan kelengkapan sebagai persyaratan yang diminta, agar Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo bisa diusulkan menjadi Pahlawan Nasional,” kata Philip Paulus Pantouw, Ketua Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP), Selasa 7 April 2026.
Menurut Philip Pantouw yang juga sebagai salah satu Pendiri Partai Gerindra ini, dalam Seminar Nasional 9 April 2026 tersebut, direncanakan akan hadir Putra mendiang Prof Soemitro Djojohadikusumo yakni Hashim Djojohadikusumo dan sejumlah Menteri dan Pejabat dari pusat.
Philip menjelaskan, kegiatan Seminar Nasional Soemitronomics ini adalah bagian dari rangkaian proses pengusulan terhadap Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional.
“Kami sudah matangkan persiapan Seminar Nasional ini melalui rapat bersama Rektor Unsrat Prof Oktovianus Berty Sompie di Kampus Unsrat, beberapa hari lalu. Seminar Nasional ini akan dilaksanakan di Auditorium Prof Sumitro Djojohadikusumo (sebelumnya Auditorium Universitas Sam Ratulangi),” jelas Philip.
Dikatakan, Seminar Nasional Soemitronomics pada Kamis 9 April 2026 tersebut akan dimulai pukul 09.00 WITA sampai selesai. br>“Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah pembicara para menteri dan para dirjen dari pusat, juga direncanakan akan hadir Bapak Hashim Djojohadikusumo,” jelas Om Ile, panggilan akrab Philip Pantouw.
Philip yang juga Ketua Partai Gerindra Sulut pertama ini menguraikan, Seminar Nasional Soemitronomics ini merupakan tindak lanjut dari program MKBP untuk mengusulkan Prof Soemitro Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional.
“Karena salah satu persyaratan utama dalam pengusulan calon Pahlawan Nasional adalah adanya dukungan akademik melalui penyelenggaraan seminar, baik di tingkat nasional maupun seminar daerah. Seminar tersebut bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pemikiran dan kontribusi terhadap tokoh yang diusulkan,” ujarnya.
“Tema yang akan diangkat dalam seminar adalah menyangkut “Konsep Pembangunan Ekonomi Bangsa” yang digagas oleh Prof Dr Soemitro. Ini penting untuk memperkuat dasar akademik dan historis dalam proses pengusulan beliau (Prof Soemitro Djojohadikusumo) sebagai Pahlawan Nasional,” jelas Om Ile.




