Berbagai kegiatan yang dilakukan ASPPI Sulut dalam rangka merayakan HUT ke17.(Foto: ist.)
MANADO, LensaUtara.id – Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Ke-17, organisasi ini menggelar berbagai kegiatan.
“HUT ASPPI seharusnya tanggal 5 April, namun karena masih edisi libur panjang, mudik lebaran dan peringatan Paskah, maka acara HUT ASPPI diundur ke tanggal 22 April 2025 bersamaan dengan Hari Bumi,” ujar Ketua ASPPI SULUT Jefry Rompis, Jumat (25/4/25).
Ia mengatakan, tema Hari Bumi 2025 adalah “KEKUATAN KITA, PLANET KITA”, yang mengajak semua orang di seluruh dunia untuk bersatu mendukung dan bersama di Hari Aksi Bumi untuk mendorong semua orang dalam mengambil tindakan mendidik, mengadvokasi dan memobilisasi untuk lebih mencintai Bumi Kita.
Jefry Rompis menambahkan, dalam rangka mendukung Astacita Program Pemerintah Republik Indoensia melalui Kementrian Pariwisata Republik Indonesia ASPPI ikut melaksanakan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di seluruh destinasi destinasi di seluruh Indonesia, tanpa terkecuali di Desa Desa yang tersebar di seluruh Nusantara Indonesia.
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Sulawesi Utara sesuai arahan dari Dewan Pimpinan Pusat juga akan sepenuhnya mendukung Program Kementrian Pariwisata ini melalui Gerakan Wisata Bersih ini dengan bersih bersih serentak, di objek objek wisata, tempat– tempat ibadah, jalan jalan desa atau kota.
Untuk DPD ASPPI Sulawesi Utara telah memilih Desa Mokupa Khususnya di area Pesisir Pantai di Jaga I.
Acara ini dibuka oleh Hukum Tua Desa Mokupa Ibu Susana Warouw, SIP yang melibatkan masyarakat Desa Mokupa, khususnya yang berada di area Jaga I, tanpa terkecuali dengan anak-anakpun yang begitu semangatnya mengikuti program ini.
Adapun tujuan yang disampaikan oleh Ketua ASPPI SULUT Jefry Rompis, untuk menanamkan kesadaran dari seluruh masyarakat dalam hal menjaga kebersihan dan kesadaran dalam pengelolaan sampah sampah, serta untuk lebih memotivasi masyarakat agar lebih menyadari kebersihan. “Ini adalah bagian yang sangat penting dalam peningkatan dan perkembangan pariwisata terutama di Desa Tujuan Wisata seperti Desa Mokupa ini,” tuturnya.




