Walikota Tomohon Caroll Senduk dan Wakil Walikota Sendy Rumajar Bersama jajaran Pemkot Tomohon dan Forkompimda mengikuti peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual melalui Zoom.(Foto: ist.)
TOMOHON, LensaUtara.id–Walikota Tomohon Caroll Senduk dan Wakil Walikota Sendy Rumajar mengikuti peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual melalui Zoom, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di seluruh Indonesia.
Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan di Kota Tomohon.
Kegiatan dari ruangan Wali Kota ini dihadiri juga oleh Ketua DPRD Tomohon Mono Turang, Wakil Ketua DPRD Jefry Polii, Anggota DPRD Maria Pijoh, Forkopimda Kota Tomohon, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon terkait dan seluruh Camat dan Lurah se- Kota Tomohon.
Sebagaimana diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan kelembagaan 80 ribu unit Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Senin 21 Juli 2025, saya Prabowo Subianto presiden Republik Indonesia meluncurkan kelembagaan 80.000 koperasi desa dan kelurahan merah putih,” ujar Prabowo dipantau dalam siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin.br>Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa koperasi merupakan alat bagi masyarakat dan bangsa yang memiliki kondisi ekonomi lemah untuk membangun kekuatan bersama.
Presiden mengibaratkan koperasi seperti seikat lidi, di mana satu batang lidi yang lemah tidak memiliki arti, tetapi ketika disatukan dalam jumlah banyak dapat menjadi alat yang bermanfaat dan kuat.br>Konsep ini disebut sebagai cerminan dari semangat gotong royong dalam koperasi. Presiden menegaskan bahwa koperasi merupakan mekanisme untuk mengonsolidasikan kekuatan dari berbagai elemen ekonomi kecil agar dapat membentuk kekuatan ekonomi yang lebih besar dan solid.
“Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat. Ini adalah konsep koperasi. Konsep koperasi adalah konsep gotong royong,” ujar Prabowo.
Presiden mengatakan peluncuran 80 ribu koperasi desa dan kelurahan ini sebagai upaya untuk memperpendek rantai distribusi dan aliran bahan-bahan untuk masyarakat.




