Jakarta, LensaUtara.id – Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., didampingi Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., Staf Ahli Wali Kota Jeane d’Arc Karundeng, Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit, dan Kepala Dinas Pariwisata Judhistira Siwu, melakukan audiensi dengan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Phillip Nathan Taula, di Jakarta, Kamis (22/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) di Tomohon. Sekaligus mengundang Duta Besar Selandia Baru untuk hadir dalam TIFF 2026.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kehormatan Dubes Taula ke Tomohon pada 12 Februari 2026 lalu yang difasilitasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kunjungan Dubes Taula ke Tomohon beberapa waktu lalu menjadi awal dorongan bagi pemerintah kota untuk mewujudkan kerja sama di bidang energi hijau. Adanya kesamaan potensi geothermal dengan kota-kota di Selandia Baru mendorong Pemkot Tomohon untuk belajar dari pengalaman Kota Rotorua yang memiliki Te Puia Geothermal Park sebagai destinasi wisata dan pusat pendidikan.
“Dari New Zealand, kita bisa belajar bagaimana pemanfaatan langsung panas bumi geothermal telah berkontribusi dan menjadi tulang punggung ekonomi lokal melalui pemanfaatan untuk energi, pariwisata, pertanian, pengembangan budaya, dan UMKM,” ujar Wawali Sendy Rumajar.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Caroll Senduk secara resmi mengundang Duta Besar Taula untuk hadir dan ikut serta dalam Tournament of Flowers pada puncak acara Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang akan digelar 8 Agustus mendatang.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis bagi Tomohon dalam membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota dengan potensi energi hijau dan pariwisata kelas dunia. (Redaksi LU)
Redaksi lensautara.id
Tim redaksi LensaUtara.id




