Kandouw: Migrasi di Sulut Karena Rasa Persaudaraan dan Perdamaian

Redaksi LensaUtara
Redaksi LensaUtara
1 menit Membaca
Pembukaan SIdang Majelis Daerah (SMD) Gereja Bethel Indonesia se Sulut-Go tahun 2022 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.(Foto: jerry sanger)

Manado, Lensautara.id – Didepan kira-kira 400 Gembala Sidang, Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan bahwa rasa persaudaraan dan perdamaian adalah alasan utama para pendatang bermigrasi ke Sulut.

“Kepadatan penduduk di Sulut bukan karena angka kelahiran penduduk yang tinggi, tapi karena migrasi para pendatang yang memilih tinggal dan menetap, atas rasa persaudaraan dan perdamaian di Sulut yang tinggi,” ungkap Kandouw.

Hal itu dikatakannya Ketika memberikan sambutan dalan acara Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus Gembala Gereja Bethel Indonesia se-SulutGo (Gorontalo, red) tahun 2022, yang dilangsungkan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (8/6) pagi tadi.

Suasana Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus Gembala Gereja Bethel Indonesia se-SulutGo di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.(Foto: jerry sanger)

Pada kesempatan itu, Kandouw berterima kasih dan mengapresiasi GBI atas kerjasama yang baik, dalam menunjang program-program pemerintah Sulut, terutama dalam penanganan Covid-19.

“Kesuksesan penanganan Covid-19 di Sulut salah satunya karena peran para tokoh agama, termasuk para gembala,” sebut Kandouw.

Selain para gembala GBI Sulut-Go, dalam acara tersebut juga hadir para perwakilan Forkopimda Sulut serta para undangan lainnya.(and)

Ilmu tanpa agama adalah suatu kecacatan, dan agama tanpa ilmu merupakan kebutaan

andre
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner