MANADO, LensaUtara.id – Malalayang Beach Walk, salah satu destinasi wisata baru telah dibuka untuk umum. Lokasinya terletak tidak jauh dari pusat Kota Manado.

Kementerian PUPR melalui Pemerintah Kota Manado dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Kawasan Tugu Boboca ini direnovasi menjadi Malalayang Beach Walk dengan fasilitas yang canggih dan keren.
Hari pertama dibukanya MBW (17/10) sudah dipadati masyarakat Kota Manado dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang tua berswafoto dan duduk santai menggunakan fasilitas yang ada di MBW.
Terdapat Warung Apung yang berisi kios-kios makanan berupa gorengan yang dulunya menempati kawasan pinggiran pantai Malalayang. Harga makanan dan minuman pun bervariasi dan tentunya ramah kantong.
Pengunjung juga disediakan toilet dan tempat bilas secara gratis dan bebas dipakai untuk siapa saja dan kapan saja. Akses ke pantai juga sangat gampang karena pengelola menyediakan beberapa tangga yang bisa menuju pantai.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berada di Malalayang Beach Walk.
Yang pertama, bagi pengunjung yang membawa kendaraan diharapkan tidak memarkirkan sembarangan apalagi memarkirkan kendaraan di pinggir jalan raya karena akan menyebabkan kemacetan. Parkiran telah disediakan pengelola dan harga parkir untuk kendaraan bermotor seharga 5000 dan mobil mulai dari 10000 untuk sekali masuk.
Kedua, pengunjung tetap menjaga barang bawaan agar tidak terjadi hal yang diinginkan.
Ketiga, untuk fasilitas umum tetap dipelihara dan jangan dirusak, karena tentunya akan didenda sesuai kerusakan.
Keempat, masalah kebersihan adalah tanggung jawab dari pengunjung. Meskipun terdapat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup, tetap saja pengunjung bertanggung jawab terhadap sisa makanan mereka dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Kelima, pengunjung tidak dilarang membawa makanan dari luar, tetapi demi mendukung UKM atau usaha kecil, pengunjung diharapkan untuk membeli makanan di area Warung Apung.






