Manado, LensaUtara.id – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia bersinergi dengan PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) meluncurkan ‘Cemerlang’ guna menjangkau kebutuhan proteksi di daerah ini.
“Kerja sama antara BSG dengan Generali Indonesia telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” katabr>Chief of Partnership Distribution PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia usai melakukan MoU dengan Direktur Pemasaran BSG, Pius Batara, di Manado, Selasa.
Peresmian kerja sama tersebut ditandai dengan diluncurkannya solusi inovatif, Cemerlang, yang merupakan produk asuransi jiwa dengan manfaat perlindungan jiwa hingga 200 persen uang pertanggungan, dengan jaminan 110 persen premi kembali jika tidak terjadi klaim.
Solusi proteksi inovatif ini memberikan masa perlindungan asuransi dan masa bayar selama delapan tahun dengan premi terjangkau sesuai usia masuk tertanggung.
Manfaat pengembalian premi 110 persen dapat dinikmati oleh nasabah di akhir masa pertanggungan jika tidak terjadi klaim.
Selain itu, katanya, Cemerlang ini juga menyediakan premi yang terjangkau dengan masa premi hanya delapan tahun, sehingga juga dapat menjadi opsi bagi generasi milenial dalam memenuhi kebutuhan proteksi diri.
Pertumbuhan kebutuhan akan proteksi asuransi dibuktikan dengan meningkatnya jumlah total tertanggung industri pada akhir kuartal I-2023 sebesar 16,6 persen (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dimana terdapat penambahan 12 juta orang tertanggung.
Kebutuhan akan proteksi yang semakin tinggi ini juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2023 tercatat sebesar 5,03 persen (yoy) dan ke depan, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan tetap kuat pada batas atas kisaran 4,5-5,3 persen.
Di wilayah Sulawesi Utara sendiri, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan 5,26 persen (yoy), bahkan perekonomian Sulawesi Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2023 mencapai Rp39,61 triliun.
Tito mengatakan Sulut dan Gorontalo menjadi provinsi dengan potensi yang luar biasa. Dengan jumlah penduduk lebih dari 3,7 juta di kedua provinsi, ditambah dengan kondisi ekonomi yang terus tumbuh.
“Kami menghadirkan proteksi asuransi jiwa untuk memberikan proteksi bagi masyarakat agar mereka bisa memiliki keamanan finansial saat risiko hidup,” jelasnya.




