Hadiri Silaturahmi Bimtek ASWAKADA, Sendy Rumajar: Harus Tahu Posisi Supaya Tidak Overlaping

Wakil Walikota Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar ikut hadir dalam kegiatan silaturahmi dan bimbingan teknis ASWAKADA. (Ist)

Jakarta, LensaUtara.id – Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) seluruh Indonesia, menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan bimbingan teknis untuk seluruh Wakil Kepala Daerah di seluruh Indonesia.

Rangkaian Kegiatan Kementrian Dalam Negeri tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 27 hingga 28 April 2026 di Hotel Golden Boutique Jakarta.

Wakil Walikota Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar.SE.M.I.Kom ikut hadir bersama seluruh wakil Kepala Daerah se Indonesia termasuk se Sulawesi Utara.

Kegiatan ini dibuka Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia Prof. (HC) Dr.Drs. Akmal Malik, Msi.

Menurut Akmal Malik, fungsi dan posisi serta peran wakil Kepala Daerah saat ini telah mengalami reformulasi, dimana selama ini wakil Kepada daerah selama ini hanya diibaratkan sebagai ban reserve namun dengan revisi UU 23 tahun 2014, posisi wakil kepala daerah diperkuat terutama dalam mendukung tersenggaranya pelayanan prima kepada masyarakat sehingga wakil kepada daerah akan tampil lebih mumpuni dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Namun demikian hubungan harmonis tetap dibutuhkan antara kepala daerah dengan wakil kepala daerah, karena dalam manajemen kepemimpinan tetap Kepala Daerah sebagai penanggung jawab utama di daerah.

Wakil Walikota Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar ikut hadir dalam kegiatan silaturahmi dan bimbingan teknis ASWAKADA. (Ist)

Olehnya lewat bimbingan teknis ini diharapkan Wakil Kepala Daerah dapat memahami dan mengetahui posisi dan apa tugas utama dalam mengsukseskan visi dan misi Kepala Daerah dan wakilnya.

Sementara itu, Sendy Rumajar yang akrab disapa SEGAR, kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan frekuensi serta pemahaman dari seluruh wakil Kepala Daerah dalam memahami tugas pokok dan fungsinya, sehingga bisa menciptakan sinergitas antara wakil Kepala Daerah dengan Kepala Daerah.

“Kami sebagai Wakil Kepala Daerah harus tahu posisi dan peran supaya tidak overlaping dengan Kepala Daerah, harus sering koordinasi, dan mampu menempatkan diri secara proporsional dan profesional. Dengan tujuan dan tekad yang sama yakni mengutamakan kepentingan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan seperti ini, perlu dilaksanakan agar kita dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab bisa mawas diri dan kontrol, supaya kerja kerja kita optimal, tegas Sendy Rumajar yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tomohon. (Redaksi LU)

I’m

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *