(Foto: ist.)
Jakarta, LensaUtara.id – Semangat Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk dan Ketua Panitia Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Levita Supit, dalam mencari dukungan bagi ajang kebanggaan Kota Tomohon tak habis habisnya. Setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan berbagai perusahaan nasional, kali ini giliran jaringan kopi ternama Indonesia, Kopi Kenangan, yang menjadi tujuan promosi dan penjajakan kerja sama.
Pertemuan berlangsung di Kopi Kenangan Heritage, Senayan City, Jakarta Kamis 11/6 . Rombongan Pemerintah Kota Tomohon diterima langsung oleh Senior Vice President Corporate Affairs Inneke, Compliance Manager Taufik Nugraha, serta GM Operations Tondy Paulus. Sementara pendiri dan CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, diketahui sedang berada di luar negeri.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk memaparkan perkembangan pariwisata Tomohon serta pentingnya TIFF sebagai salah satu festival bunga terbesar di Indonesia yang telah dikenal hingga mancanegara. Ia juga menjelaskan berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha sekaligus memperkuat promosi pariwisata nasional.
Upaya tersebut mendapat respons positif. Pihak Kopi Kenangan menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan TIFF 2026 melalui sponsorship serta keikutsertaan dalam kegiatan expo yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
Dukungan dari Kopi Kenangan menjadi tambahan penting bagi pelaksanaan TIFF tahun ini.
Sebagai salah satu jaringan kopi terbesar di Asia Tenggara, Kopi Kenangan hingga akhir 2025 telah mengoperasikan 1.324 gerai di enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, dan India. Indonesia sendiri menjadi pasar utama dengan lebih dari 1.136 gerai yang tersebar di berbagai kota.
TIFF 2026 memang menghadirkan warna berbeda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya dukungan banyak berasal dari institusi pemerintah dan BUMN, kali ini keterlibatan sektor swasta terlihat semakin kuat. Sejumlah perusahaan nasional mulai menyatakan dukungan dan ketertarikannya untuk terlibat dalam festival yang telah menjadi ikon pariwisata Sulawesi Utara tersebut.
Kehadiran para sponsor dari kalangan swasta tidak lepas dari jaringan luas yang dimiliki Ketua Panitia TIFF 2026, Levita Supit, yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Waralaba (Franchise ) dan Lisensi Indonesia (WALI). Jejaring tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih besar antara dunia usaha dan sektor pariwisata.
“TIFF bukan hanya milik Tomohon, tetapi telah menjadi panggung promosi Indonesia di mata dunia. Karena itu, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi sangat penting agar festival ini terus berkembang dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas,” ujar Caroll Senduk.
Dengan semakin banyaknya perusahaan nasional yang bergabung, optimisme terhadap kesuksesan TIFF 2026 pun semakin besar. Dukungan Kopi Kenangan menjadi bukti bahwa daya tarik Tomohon sebagai kota wisata dan penyelenggara festival kelas internasional terus mendapat perhatian dari berbagai kalangan industri di Indonesia.