Ad imageAd image

Tak Hadir Dalam Konsultasi, Dinas Lingkungan Hidup Manado Jadi Sorotan

David Rumangkang
David Rumangkang
3 menit Membaca
Review Dokumen Lingkungan dan Konsultasi Banjir Sungai Tondano (Sumber: DR.)

MANADO, LensaUtara.id – Kepala Bapelitbangda Kota Manado Dr. Ir. Liny Tambajong.ST. MSI, membuka Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) tahap III dengan agenda pembahasan “Review Dokumen Lingkungan dan Larap Pengendalian Banjir Sungai Tondano”. PKM ini memasuki tahap akhir dari konsultasi, Selasa ( 8/11-2022 ) di ruang Serbaguna Pemkot Manado.

Pembicara PPK Balai Sungai Reky Lontoh, ST yang juga Consultan Review dokumen lingkungan dan LARAP (Land Acquisition and Resetlement Action Plan) pengendali banjir, memaparkan tentang latar belakang konsultasi ini. Yakni tentang Sungai Tondano, termasuk salah satu sungai yang sering meluap di saat musim hujan sehingga begitu merugikan penduduk yang bermukim di sekitar bantaran sungai. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan di atas, maka Balai Wilayah Sungai Sulawesi I akan melaksanakan penanganan secara komprehensif dan menyeluruh (hulu sampai kehilir ).

Pertemuan Konsultasi Masyarakat dengan agenda pembahasan tentang pengendalian Sungai Tondano. (Video: David)

Hal ini dilakukan guna mendapatkan suatu bangunan pengendalian daya rusak air sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daya dukung lingkungan, serta sesuai dengan asas pengelolah sumber daya air, kebijaksanaan pembangunan Nasional dan daerah yang berkelanjutan.

Review Dokumen Lingkungan dan Konsultasi Banjir Sungai Tondano (Sumber: DR.)

Dibutuhkan area lahan untuk didirikan bangunan tersebut yang sebagian besar sudah bersertifikat kepemilikan lahan. Studi LARAP dan Dokumen Lingkungan sudah pernah dilaksanakan tahun 2013, sehingga saat ini terjadi perubahan di lapangan semenjak studi tersebut keluar baik desain, kondisi soal ekonomi, maupun kepemilikan lahan.

Oleh sebab itu disusunlah Review Dokumen Lingkungan dan LARAP yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang nyata (memberi alternatif dalam menentukan langkah kebijaksanaan yang hendak ditempuh) guna memulihkan Produktifitas Ekonomi dan Sosial penduduk yang dipindahkan.

Moderator juga berbicara dasar hukum, langkah – langkah penyusunan dokumen, hasil survey, beberapa kegiatan lainnya dan lokasi rencana kegiatan pengendalian banjir Kota Manado lengkap dengan data materi.

Dalam pertemuan konsultasi itu, menjadi sorotan ketidakhadiran Dinas Lingkungan Hidup Manado. “Ini menjadi catatan penting dan patut dipertanyakan,” tegas Kepala Bapelitbangda Kota Manado Linny Tambajong.

Lingkungan harus kita jaga bersama. Kesadaran akan menjaga lingkungan akan sangatlah penting untuk kedepan hari

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner