Pemkab Minahasa Siapkan APBD Pemekaran Kota Langowan

Jeffry Pay
Jeffry Pay
2 menit Membaca
Bupati Minahasa Royke Roring berdiskusi dengan Panitia Pembentukan Kota Langowan.(Foto: jeffry)

LANGOWAN, LensaUtara.id – Warga Kota Langowan meminta Presiden Joko Widodo menjelang berakhir masa tugasnya, dapat memberi hadiah berupa pemekaran daerah.

“Karena sampai saat ini ada ratusan usulan pemekaran daerah, baik provinsi, kabupaten maupun kota, yang menunggu keputusan Pemerintah,” ujar DR Jeffry Raturandang, M.Pd., dosen Universitas Manado (Unima) yang juga Sekretaris Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL).

Bupati Minahasa Royke Roring berdiskusi dengan Panitia Pembentukan Kota Langowan.(Video: jeffry)

Menurut Raturandang, setidaknya sudah ada 65 calon Daerah Otonomi Baru (DOB) yang tinggal menunggu diundangkan pemekaran wilayahnya, termasuk Kota Langowan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa menyatakan akan menyiapkan anggaran untuk pemekaran Kota Langowan lewat APBD, bila moratorium pemekaran sudah dicabut.

Bupati Minahasa DR Royke Roring mengungkapkan hal ini dalam pertemuan dengan Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL) baru-baru ini.

Ia mengatakan, Pemkab Minahasa masih menunggu kebijakan Pemerintah Pusat terkait pemekaran. “Bila moratorium sudah dicabut dan Kota Langowan sudah mendapat persetujuan DPR RI, maka kami akan segera mengagendakan penyediaan anggarannya,” jelas Roring.

Untuk provinsi Sulawesi Utara, ada empat wilayah pemekaran yang tinggal menunggu keputusan akhir dari DPR RI, setelah sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat dan DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI. Keempat wilayah calon Daerah Otonomi Baru (DOB) itu ialah Provinsi Bolaang Mongondow Raya, Kota Langowan, Kota Tahuna, dan Kabupaten Talaud Selatan. (jeffry)

Satu langkah maju, akan menentukan langkah berikutnya. Jangan ragu untuk melangkah

jeffry
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner