Jonathan dan Loisa Terpilih Nyong Nona Manado 2023

Redaksi LensaUtara
Redaksi LensaUtara
3 menit Membaca
Malam final PNNM.(Foto: ist.)

Manado, LensaUtara.id – Jonathan Longkutoy dan Loisa Rachel Rau, terpilih menjadi Nyong dan Nona Manado 2023, pada malam final pemilihan, Selasa malam di GKIC. 

Jonathan dan Loisa terpilih menyisihkan para finalis lainnya dan tampil menjadi nyong dan nona, setelah melalui sejumlah tes yang dimulai dari pendaftaran yang dibuka sejak Juni lalu dengan serangkaian tes, mulai dari fisik, intelegensia sampai ke sikap. 

Pada malam final, para juri  yakni, Sekda Kota Manado, Micler Lakat, Stephen Voges, Kartika Devi Tanos, Melisa Suoth, Natanael Pepah menyampaikan sejumlah pertanyaan dan akhirnya memilih tiga pasang finalis nyong dan nona Manado, sebagai calon pemegang gelar bergengsi di Manado itu. 

Tiga finalis nona, mendapatkan pertanyaan dari juri kehormatan, yakni Sekretaris TP PKK Manado, Merry Sualang – Mawardi, tentang partisipasi dalam pemilu serentak 2024 nanti dalam bentuk pengawasan, agar berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. 

Grand finalis pertama menjawab bahwa sebagai anak muda akan memberikan suara dan dalam kapabilitas serta talenta yang dimiliki akan mengajak sesama anak muda untuk ikut memilih jangan Golput. 

Kemudian grand finalis berikutnya, menjawab bahwa sebagai duta pariwisata Manado para nyong dan nona Manado, memegang peranan penting dalam mendukung semua program pemerintah termasuk dalam pemilu, maka yang akan dilakukannya, adalah mengajak seluruh generasi muda, tidak Golput dan memilih yang terbaik berdasarkan petunjuk Tuhan. 

Sedangkan grand finalis terakhir menjawab pasti akan berpartisipasi memilih, walaupun ada godaan seperti uang dan lainnya, akan tegas menolak dan memilih sesuai hati nurani. 

Sedangkan tiga grand finalis Nyong, menjawab pertanyaan dari Ketua TP PKK Manado, Irene Angouw, tentang masih seputar pemilu, yang dijawab dalam Bahasa Inggris, bahwa dia akan memilih dengan berintegritas yang artinya sesuai hati nurani. 

Kemudian grand finalis kedua menjawab partisipasi sebagai pemilih, dimulai dari diri sendiri kemudian mempengaruhi orang lain untuk memilih pemimpin yang tepat, serta menggunakan media sosial mengajak sesama generasi muda berpartisipasi dalam pemilu. 

Sedangkan yang ketiga menjawab bahwa dia akan menjadi role model bagi sesama generasi muda memilih pemimpin dalam Pemilu. Sehingga bisa memilih pemimpin yang bijaksana seperti Andrei Angouw yang memimpin Manado untuk menjadi maju dan sejahtera. 

Pemilihan Nyong dan Nona Manado berlangsung meriah, dihadiri para pendukung masing-masing calon, juga jajaran Forkompimda Manado serta para tokoh masyarakat lainnya. 

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan ulasan

Liputan Khusus

Berita, Update, Preview Pertandingan

selama Piala Dunia 2022 Qatar hanya di LensaUtara.id

adbanner