Aula Semangat Adhyaksa Kejaksaan Negeri Tomohon diresmikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, dihadiri Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar. (Ist)
TOMOHON, LensaUtara.id – Aula Semangat Adhyaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon diresmikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH, MH, Selasa (10/02/2026) di Kantor Kejaksaan Negeri Tomohon.
Peresmian aula tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy GA Rumajar, SE, MI.Kom.
Dalam kesempatan itu Sendy Rumajar menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Aula Semangat Adhyaksa. Ia berharap keberadaan aula ini dapat semakin memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam mendukung penegakan hukum serta pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kota Tomohon menyambut baik hadirnya fasilitas ini sebagai wujud peningkatan sarana dan prasarana penunjang kinerja Kejaksaan Negeri Tomohon. Semoga Aula Semangat Adhyaksa dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan yang bersifat konstruktif dan membangun,” ujar Rumajar.
Aula yang diberi nama Semangat Adhyaksa ini diharapkan dapat menjadi sarana penunjang kegiatan kedinasan, koordinasi, serta pembinaan internal di lingkungan Kejaksaan Negeri Tomohon.
Turut hadir Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara, Ibu Yulis Hendrik Pattipeilohy, bersama seluruh pengurus IAD Wilayah Sulut. Hadir pula jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Dr. Reinhard Tololiu, S.H., M.H. beserta seluruh jajaran Kejari Tomohon.
Juga tampak hadir Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Kota Tomohon, Ibu Desiree Reinhard, bersama seluruh pengurus IAD Daerah Kota Tomohon, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang memberikan dukungan atas pembangunan fasilitas tersebut.
Peresmian Aula Semangat Adhyaksa ini menjadi simbol komitmen Kejaksaan Negeri Tomohon dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan nilai- nilai Adhyaksa dalam penegakan hukum yang berkeadilan. (Redaksi LU)