Suasana penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pengelolaan Dana “Bantuan Pendidikan Kebanksentralan” pada Kamis, 2 April 2026. (Ist)
MANADO, LensaUtara.id – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan terus dipacu di Sulawesi Utara. Bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara, telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pengelolaan Dana “Bantuan Pendidikan Kebanksentralan” pada Kamis, 2 April 2026.
Langkah strategis ini menandai sinergi erat antara bank sentral dengan industri perbankan dalam mendukung keberlanjutan program beasiswa dan edukasi keuangan bagi generasi muda di Bumi Nyiur Melambai.
Acara inti diawali dengan penandatanganan PKS oleh Direktur Utama PT Bank SulutGo (BSG), Revino M. Pepah, bersama dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Bpk. Joko Supratikto.
Kerja sama ini kemudian diperluas dengan melibatkan jajaran pimpinan perbankan ternama lainnya di wilayah Sulawesi Utara, yang bertindak sebagai bank pengelola dana bantuan pendidikan tersebut. Para pimpinan yang hadir dan menandatangani kesepakatan tersebut antara lain:
- Didi Suprijanto – Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah 11.
- Rudy Wairata – Plt. Branch Manager/Pimpinan BTN Cabang Manado.
- Dwipry Andica – Branch Manager BSI Sam Ratulangi.
- Ronald Engelbert – Pimpinan Branch Office Head BRI Tondano.
Turut menyaksikan prosesi penting ini dari pihak internal Bank SulutGo, yaitu Pemimpin Divisi Pemasaran BSG, Ibu Yunike Paputungan, serta Pemimpin Cabang Pembantu (Capem) Ranotana BSG, Clief Mamusung.
Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan ini dirancang bukan sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga sebagai sarana literasi mengenai fungsi dan peran Bank Indonesia dalam stabilitas ekonomi nasional.
“Sinergi ini merupakan wujud nyata kontribusi sektor perbankan dalam mencetak kader-kader bangsa yang berkualitas. Dengan pengelolaan dana yang transparan dan efisien melalui mitra perbankan, kami berharap bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang,” ujar perwakilan pihak perbankan di sela-sela acara.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah semakin terbuka lebar. Bank-bank yang ditunjuk sebagai pengelola berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan terbaik guna memastikan penyaluran dana berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Penandatanganan ini ditutup dengan sesi foto bersama yang melambangkan soliditas perbankan di Sulawesi Utara dalam mendukung agenda pembangunan manusia yang berkelanjutan. (Redaksi LU)