7 orang tukang yang tidak dibayar dalam pembangunan salah satu SPPG di Tomohon, Sendy Rumajar, sebagai Wakil Walikota Tomohon merasa prihatin. (ist.)
Tomohon, LensaUtara.id–Berkaitan dengan kasus 7 orang tukang yang tidak dibayar dalam pembangunan salah satu SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Tomohon, Sendy Rumajar, sebagai Wakil Walikota Tomohon merasa prihatin.
Ia menyarankan agar segera diselesaikan sesuai mekanisme.
“Saya sarankan diselesaikan secara kekeluargaan dan semua ada mekanismenya, ikut saja aturan sesuai hukum yang berlaku, mulai dari perjanjian kontraknya (perdata) dan kalau memang sudah memenuhi syarat masuk ranah pidana yah ke pidana. Jadi silahkan menempuh semua mekanisme yg ada,” ujar Sendy menyikapi pemberitaan salah satu media terkait 7 nasib tukang yang tidak dibayar oleh yayasan Energi Esa Lestari dalam pembangunan SPPG.
Selaky Ketua Satgas MBG Kota Tomohon, Sendy Gladys Adolfina Rumajar.SE.MIKom, angkat suara dan memberikan sedikit pencerahan.
Dalam penjelasannya kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026, Sendy mengatakan bahwa proses pembangunan SPPG bukan ranah dari Satgas MBG, karena itu murni urusan swasta antara pemilik yayasan/mitra SPPG dan para tukang/pemborong.
“Kami tidak ada kewenangan masuk dalam persoalan itu. Kami menghormati dan menghargai tata krama dan etika aturan main yang sudah ada, itu masih urusan internal pihak ketiga yang membangun dapur,” terang Sendy Rumajar.
Sendy Rumajar menjelaskan, tugas satgas MBG Kota Tomohon ada pada pengawasan dalam pelaksanaan pelayanan penerima manfaat dari Program MBG.
Mulai saat pembelian bahan baku untuk memasak, terus pengolahan, pemorsian, kwalitas gizinya, sampai pada para penerima manfaat, siswa, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan sebagainya. “Kami mengecek apa semua sudah sesuai SOPnya. Sehingga kalo ada masalah di luar itu bukan menjadi tanggung jawab kami sebagai Satgas MBG Kota Tomohon,” jelasnya
Sedangkan, lanjut Sendy, secara konteks tugas Satgas MBG menitik beratkan pada kwalitas pelayanan untuk para penerima manfaat.
“Olehnya saya menghimbau kepada semua SPPG yang ada di Kota Tomohon untuk bekerja sesuai dengan SOP yang ada, karena ini program prioritas Nasional unggulan Presiden Prabowo, dan saya selaku Ketua DPC Gerindra Kota Tomohon, akan menjaga agar program ini sukses dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Wakil Wali Kota Tomohon itu. (Redaksi LU)