Cegah Covid-19, Wabup: Keberpihakan Kepada Rakyat Harus Jelas!

  • Whatsapp

Lensautara.id, Jakarta – Wakil Bupati Maluku Tenggara (Malra) Petrus Beruatwarin mengatakan, untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di Maluku Tenggara keberpihakan kepada rakyat harus jelas.

“Keberpihakan kepada rakyat harus jelas. Tidak cukup hanya dengan sosialisasi, himbauan, seruan, dan ritual adat tetapi keberpihakan yang jelas adalah melalui alokasi APBD yaitu penggunaan pos dana tak terduga,” kata Petrus dalam keterangan pers, Minggu (29/3/2020).

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Satria Kita Pancasila Maluku Tenggara ini menjelaskan, untuk menghadapi pergerakan orang dari luar daerah Maluku Tenggara terutama dari Zona merah dan Zona kuning tidak cukup hanya dengan menyiapkan hotel atau penginapan untuk karantina sementara bagi pelaku perjalanan.

“Ada 5 (lima) poin penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi pergerakan orang dari luar daerah Maluku Tenggara,” ucapnya.

Pertama, masih kata Wakil Bupati yang meniti karier dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malra ini, Pemerintah Daerah bersama DPRD juga dapat memfasilitasi tempat tinggal atau penginapan yang nyaman dan layak bagi para medis ( Pahlawan Kemanusiaan ) yang menangani pasien Covid-19 baik Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) maupun Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ).

Kedua, pelaku perjalanan wajib diperiksa suhu di tempat umum dan keramaian ( Bandara, Pelabuhan Motor Watdek, Supermarket Gota, Gedung Kantor Bupati dan Gedung DPRD, dll ) harus ditempatkan petugas dan disiapkan cairan antiseptik di area masuk dan keluar termasuk toilet.

Ketiga, siapkan Alat Pelindung Diri ( APD ) bagi tenaga medis yang menangani pasien Virus Corona termasuk Tim Gugus Tugas.

Keempat, menyiapkan obat-obatan pada RSUD Karel Sadsuitubun Langgur dan RS Hati Kudus Langgur.

Kelima, Bahwa dibutuhkan disiplin dan kesadaran kita semua untuk patuhi apa yang sudah ditetapkan pemerintah, agar tetap diam dirumah ( stay at home ) itu demi kebaikan kalian, keluarga kalian, kerabat kalian, Daerah ini dan NKRI.

Petrus Beruatwarin yang juga Direktur Pertama Politeknik Perikanan Negeri Tual ini menegaskan, keberpihakan kepada rakyat harus jelas dalam memerangi pandemi Covid-19 yang penyebarannya semakin masif di Indonesia yang sudah mencapai lebih dari 1000 orang positif terkena Virus Corona.

“Beban pemerintah pusat jauh lebih besar dan berat yang tentu lebih prioritas pada zona merah dan zona kuning maka perlu ada sinergitas antara daerah dan pusat. Selain tindak lanjut kordinasi yang telah dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Pemerintah Kota Tual. Mari kita bersatu melawan penyebaran Virus Corona, syarat Persatuan adalah Kepercayaan dan Kepercayaan tumbuhnya dari Kejujuran. Kita terus berdoa agar atas izin Allah wabah ini akan berakhir dan semua pasien Covid-19 yang lagi dalam penanganan tenaga medis disembuhkan dan pulih kembali seperti sediakala,” pinta Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyerahkan status darurat di daerahnya kepada kepala daerah. Pasalnya, Jokowi menilai tingkat penyebaran virus corona Covid-19 derajatnya bervariasi di setiap daerah.

“Saya minta kepada seluruh gubernur, kepada seluruh bupati, kepada seluruh walikota untuk terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar untuk menelaah siatusi yang ada,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *