Gerry Hukubun Desak Menkominfo Ambil Langkah Tegas Hadapi Penyebaran Hoaks di Medsos

  • Whatsapp

Lensautara.id, Jakarta – Polisi telah menangkap para pelaku penyebar berita bohong alias hoaks di media sosial terkait virus Corona (Covid-19).

Anggota Dewan Kehormatan Hanura Gerry Hukubun desak Menkominfo atasi penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial khususnya WA group.

Muat Lebih

“Menkominfo harus ambil langkah tegas soal penyebaran berita bohong atau hoaks terkait Covid-19,” tegas Gerry di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Menurut Gerry, 80 persen masyarakat tidak tahu secara pasti berita yang diterima dari medsos, WhatsApp.

“Penyebaran berita bohong terkait Covid-19 mayoritas dari medsos. Masyarakat tidak tahu, mereka hanya menerima kemudian diteruskan lagi ke group lainnya,” terang Gerry.

“Karena itu, harus ada langkah kongkrit dari Menkominfo mengatasi penyebaran berita bohong di media sosial,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebutkan, ada puluhan informasi yang mengabarkan berita bohong atau hoaks terkait virus corona. Penyebaran hoaks virus corona terbanyak diketahui melalui media sosial, WhatsApp.

“Penyebaran yang paling besar melalu WhatsApp, diteruskan, diteruskan, itu seperti deret ukur dan bisa menjangkau banyak sekali masyarakat,” kata Johnny di Kantor Kemkominfo di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, awal bulan lalu.

Johnny menuturkan, banyaknya informasi hoaks terkait virus corona tentu merugikan masyarakat dan pemerintah. Akibatnya, tak sedikit masyarakat yang ketakutan berlebihan, bahkan menolak kedatangan WNI dari Wuhan, China meski telah dinyatakan dalam kondisi sehat.

“Itu sebetulnya karena kehatian-hatian masyarakat lokal yang belum mendapat informasi dengan lengkap, langkah-langkah tindakan pencegahan yang dilakukan pemerintah,” tuturnya.

Karena itu, Johnny meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi yang belum tentu kebenarannya, tak terkecuali perihal virus corona.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *