Gerry Hukubun Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda!

  • Whatsapp
Anggota Dewan Kehormatan partai Hanura

Lensautara.id, Jakarta – Anggota Dewan Kehormatan Hanura Gerry Hukubun minta pelaksanaan pilkada serentak di 270 daerah yang dijadwalkan pada 20 September 2020 diundur demi keamanan seluruh warga negara Indonesia.

“Melihat kasus COVID-19 akhir-akhir ini, dengan situasi seperti ini dimana himbauan pemerintah pusat agar masyarakat menjauhkan diri dan jaga jarak, maka menurut saya pilkada serentak 2020 harus di tunda sampai masalah COVID-19 mereda,” kata Gerry Hukubun di Jakarta, Jum’at (20/3/2020).

Bacaan Lainnya

Selain itu, kata Gerry, pilkadaserentak memerlukan waktu sosialisasi yang cukup panjang dan mengumpulkan masyarakat dalam jumlah banyak. Ini tentu akan beresiko penyebaran COVID-19 semakin banyak.

Dalam Undang-Undang Nomor 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada), skema penundaan atau pemunduran jadwal pilkada serentak dimungkinkan terjadi. Penundaan dilakukan jika terjadi hal yang sifatnya force majeure atau kejadian luar biasa, misalnya kejadian bencana alam, kerusuhan, gangguan keamanan.

“Dalam konteks saat ini, persoalan virus corona dapat masuk dalam kategori gangguan lainnya,” jelas Gerry.

“Harapan saya ini menjadi pertimbangan pemerintah pusat dalam memberikan keputusan yang bijak demi keamanan seluruh warga negara indonesia,” pungkas Pengamat Ekonomi Politik dan Diplomasi Luar Negeri Gerry Hukubun.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *